Aplikasi Simulink dan M-File

SIMULASI MATLAB,

Image and video hosting by TinyPic

Gambar 1. simulink sistem.

ini adalah contoh membuat dispaly pada scope menggunakan m.file
teknik ini mencoba menggabungkan antara m.file dengan simulink secara bersama

cara penggunaan,

1. pertama ke simulink sistem.

pada contoh, kita menggunakan plant 1/s^2-5s+6. terdapat 3 buah plant, yaitu plant 1, plant 2
dan plant 3. dimana
plant 1= tanpa kontroler
plant 2= dengan PI kontroler
plant 3= dengan PID kontroler
(cek semua sistem pada simulink, apa anda mengerti??)

Image and video hosting by TinyPic

Gambar 2, Plant dan kontroler

pada sistem ini menggunakan source unit stap. dengan input ini kita akan mengamati ouput dari
masing-masing sistem melalui scope. dari contoh itu terdapat 4  buah scope, yakni:

scope 1= untuk mengamati output plant 1
scope 2= untuk mengamati output plant 2
scope 3= untuk mengamati output plant 3
scope gabungan = untuk mengamti ketiga output plant sehingga dapat dibandingkan

utuk menjalakankan tinggal di klik run saja, lalu dapat dilihat hasilnya.

pada pembahasan ini, kita akan belajar membuat dispaly pada m.file. sehingga kita bisa mencetaknya di
file dikumen(ms.word)

cara mebuat.
1. buat file new : m.file

pada dasarnya display ini adalah menampilkan output dari scope, yaitu scope 1, scope 2, dan scope 3
dan scope gabungan. hanya saja bentuknya m.file, sehingga teman-teman dapat mengcopy ke ms.word

untuk membuat display scope simulink ini dari m.file, kita harus membuat penghubung antara scope
simulink dengan m.file. caranya adalah sbb:
a. memberi nama pada masing-masing scope,

scope 1= out_1
scope 2= out_2
scope 3= out_3
scope_gabungan= out_gab.

cara memberi nama:

  1. klik scope1 2 kali, lalu ke tab parameters (samping gambar print),klik parameters akan muncul tab general dan data history, klik data history. beri tanda cawang pada save data to worksapace. berikan veriable name: out_1
  2. ulangi untuk scope-scope yang lain untuk memberikan nama.

b. membuat m.filenya,

ketikkan program berikut ini,

sim(‘untitled’) ===> artinya kita kan mensimulasikan file mdl(file simulink) yang bernama untitled, ini menyesuikan dengan nama
file mdl yang telah sebelumnya yang akan kita buat m.filenya. pada contoh file bernama untitled.mdl
figure(1)    ====> untuk mendisplaykan scope pada figure.1, gunakan angka berbeda sesuai dengan jumlah dispalay yang akan anda buat
plot(out_1.time,out_1.signals.values)====> untuk mengeplot output scope.
title(‘respon output plant 1’)======> membererikan judul di atas scope
xlabel(‘   Waktu (detik)’)=========> memberikan nama pada absis
ylabel(‘   amplitude (pu)’)========> memberikan nama pada ordinat
legend(‘tanpa controller’)=========> meberikan legenda pada figure

%============================================
figure(2)
plot(out_2.time,out_2.signals.values)
title(‘respon output plant 2’)
xlabel(‘   Waktu (detik)’)
ylabel(‘   amplitude (pu)’)
legend(‘dengan PI controller‘)

%===================================================
figure(3)
plot(out_3.time,out_3.signals.values)
title(‘respon output plant 1’)
xlabel(‘   Waktu (detik)’)
ylabel(‘   amplitude (pu)’)
legend(‘dengan PID controller‘)

% ==================================================
figure(4)
plot(out_gab.time,out_gab.signals.values)
title(‘respon output Gabungan’)
xlabel(‘   Waktu (detik)’)
ylabel(‘   amplitude (pu)’)
legend(‘tanpa controller’,’dengan PI controller’,’dengan PID controller’)===> disusun sejajar sesuai banyak dispaly yang ditampilkan)

sekarang m.file untuk file folder contoh telah selesai,
untuk menjalankannya tinggal di run sja file m.file tersebut. perhatikan file untitled.mdl tersebut, di juga berjalan bukan???
setelah beberapa saat file output akan muncul figure1, figure 2 figure3 dan figure 4. semua figure tersbut adalah output dari masing-masing scope yang telah
kita buat.

note: jika anda hanya runing file mdl. saja maka m.file tidak berjalan, tapi jika anda menjalankan file m.file maka dia akan menjalankan semuanya.
“”selamat mencoba untuk file-file lain yang ingin ditampilkan displaynya ya…

original writer: muh budi r widodo.

Comments
5 Responses to “Aplikasi Simulink dan M-File”
  1. yudha says:

    malam mas..boleh ngak saya minta file mengenai “Aplikasi Simulink dan M-File”. yang kedua gimana kalau plant nya tidak diketahui…apakah saya bisa minta..untuk pid, pi, and Pd nya…buat signal hasil pengukuran…
    makasih sebelumnya
    salam
    yudha

    • Boedy's says:

      assalamu’alaykum..

      maaf baru dapat membalas, sayang sekali filenya ada dirumah mas, sekarang saya pindah ke kota lain, hmm pertama mas yudha coba dulu, nanti kalau ada kesulitan bisa tanya lewat email…email saya : Boedyzoldik@gmail.com. kalau plant tidak diketahui kan berarti harus dicari dlu, atau kalo tidak pakai black box aja, di matlab tersedia untuk berbagai orde, tinggal kita masukan aja. good luck ya…:D

      wassalamu’aalaykum

  2. bahri says:

    dapet ilmu baru ni, Alhamdulillah…

    Thank’s for share🙂

  3. Haris amru says:

    Assalamu’alaikum

    mu bimbingan ni mas.😀
    sy baru blajar simulink, tp blm tau tatacara penulisan pemrograman dlm m-file
    jika suatu sistem dlm simulink disisipi m-file (s-function)

    [u]->[x]->[y]
    u=sinyal input
    y=ouput
    x=s-function
    jika 0>u>30 maka y=1
    jika lainya y= 2

    gimana cara penulisan dlm m-file nya mas?😀
    salam ITS CAK!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: