Tap Changer

Image and video hosting by TinyPic

Gambar 1, Sebuah Skema Transformator

Pada kesempatan kali akan dibaha mengenai tap changer,  Tap changer merupakan sebuah alat perubah perbandingan transformasi untuk meperoleh tegangan operasi sekunder yang lebih baik (diinginkan) dari tegangan jaringan / primer yang berubah-ubah. Beban pada sisi sekunder selalu mengalami perubahan, sedangkan tegangan pada sisi primer terkadang berubah terkadang tetap terkadang juga berubah. Transformator adalah sebuah alat perantara yang dapat digunakan untuk menaikkan dan merunkan level tegangan dan arus, saat beban yang di konsumen mengalami penurunan maka arus  harus menyesuaikan kebutuhan, jangan sampai mengalami over current ataupun undercurrent, tentu saja apabila digunakan trafo dengan lilitan yang konstan tentu akan menjadi sebuah masalah atau dengan kata lain untuk memenuhi kualitas tegangan pelayanan sesuai kebutuhan konsumen (PLN Distribusi), tegangan keluaran (sekunder) transformator harus dapat dirubah sesuai keinginan. Untuk memenuhi hal tersebut, maka pada salah satu atau pada kedua sisi belitan transformator dibuat tap (penyadap) untuk merubah perbandingan transformasi (rasio) trafo.

Ada dua cara kerja tap changer:

  1. OFF LOAD TAP CHANGER (OFLTC)
  2. ON LOAD TAP CHANGER (OLTC)

OFLTC dilakukan dengan cara mengubah tap dalam keadaan trafo tanpa beban. Tap changer yang hanya bisa beroperasi untuk memindahkan tap transformator dalam keadaan transformator tidak berbeban, disebut “Off Load Tap Changer” dan hanya dapat dioperasikan manual (Gambar 2).

Image and video hosting by TinyPic

Gambar 2, off load tap changer

OLTC mengubah tap dalam keadaan trafo berbeban. Tap changer yang dapat beroperasi untuk memindahkan tap transformator, dalam keadaan transformator berbeban, disebut “On Load Tap Changer (OLTC)” dan dapat dioperasikan secara manual atau otomatis (Gambar 3).

Image and video hosting by TinyPic

Gambar 3, On Load Tap Changer (OLTC)

Transformator yang terpasang di gardu induk pada umumnya menggunakan tap changer yang dapat dioperasikan dalam keadaan trafo berbeban dan dipasang di sisi primer. Sedangkan transformator penaik tegangan (Step up) di pembangkit atau pada trafo kapasitas kecil, umumnya menggunakan tap changer yang dioperasikan hanya pada saat trafo tenaga tanpa beban.

OLTC terdiri dari

  1. Selector Switch (saklar pemilik kumparan)
  2. diverter switch (saklar pengalih)
  3. transisi resistor

Prinsip Dasar OLTC
Image and video hosting by TinyPic

Gambar 4, detail bagian OLTC

secara umum Prinsip dasar dari OLTC ini yaitu melakukan pengaturan tegangan baik sisi sekunder maupun primer yang dilakukan dengan cara memilih rasio tegangan, dimana untuk memilih rasio yang dikehendaki dilakukan dengan cara menambahkan atau mengurangi jumlah kumparan yang dimana proses tersebut dilakukan oleh tap selector dan diverter switch.

Untuk mengisolasi dari bodi trafo (tanah) dan meredam panas pada saat proses perpindahan tap, maka OLTC direndam di dalam minyak isolasi yang biasanya terpisah dengan minyak isolasi utama trafo (ada beberapa trafo yang compartemennya menjadi satu dengan main tank).

Karena pada proses perpindahan hubungan tap di dalam minyak terjadi fenomena elektris, mekanis, kimia dan panas, maka minyak isolasi OLTC kualitasnya akan cepat menurun. tergantung dari jumlah kerjanya dan adanya kelainan di dalam OLTC.

(sumber: artikel dunia listrik)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: